Ahad 19/6 pagi kader-kader DPC PKS Pancoran sudah mulai berdatangan ke Masjid Al Amin di Komp. DPR Kalibata. Memasuki masjid, cari tempat yang nyaman, keluarkan mushaf Al Quran dari tas atau keluarkan gadget yang ada aplikasi al Quran, selanjutnya mulai tilawah dan murojaāah (mengulang-ulang hafalan). Hari itu DPC PKS Pancoran punya hajat khusus, program Sehari Bersama Al Quran. Pada hari itu sejak pagi hingga sore menjelang maghrib kader-kader diwajibkan hadir untuk menyetorkan hafalan Al Quran mereka kepada panitia. Surat-surat yang wajib disetorkan diantaranya surat dari Juz 28, 29 dan 30. Buat yang sudah hafal sepertinya mereka dengan mudah melewati ujian ini, tapi yang belum hafal tampak agak gelisah dan malu-malu untuk menyetorkan hafalan. Mungkin karena sudah seharusnya kader PKS itu hafal minimal 3 juz.
Gerakan menghapal Al-Quran sekarang sudah banyak digalakkan di masyarakat umum. Yang bisa menghapal Al-Quran bukan hanya orang pesantren, banyak ditemukan di lapangan, orang-orang yang bekerja, sibuk, banyak yang sudah hapal Al-Quran. Selain dihafal, Al Qur’anĀ dalam keseharian harus dipraktekan atau diamalkan,Ā Al Qur’an harusĀ jadi pedoman. BeberapaĀ kewajiban terhadap Al-Qurāan, yakni membaca, tadabbur, mengamalkan, mendakwahkan dan berhukum dengan Al-Qurāan.
Struktur PKS PancoranĀ berharap agar para kader penghafal Al-Qurāan itu kembali ke lingkungannya ke masjid – masjid untuk memasyarakatkan gerakan cinta Al-Qurāan. Ā Rangkaian acara yang dilaksanakan Ā hampir seharian itu kemudian ditutup dengan berbuka puasa bersama.

