Pengurus DPC dan DPD PKS Jaksel, Rabu (21/2), memenuhi ruangan rapat utama lantai tiga kantor PKS Jaksel di Jalan Raya Buncit. Malam itu, anggota legislatif DPR RI daerah pemilihan Jakarta Selatan, DR. Hidayat Nur Wahid (HNW) mengundang semua jajaran pengurus PKS Jaksel dalam agenda serap aspirasi reses masa sidang III 2017/2018. Pertemuan ini berlangsung dari pukul 19:30 sampai 23:00. Sebelum acara, HNW dan para pengurus sempat menyantap nasi box bersama – sama.
Pertama, acara dibuka dengan sambutan dari Ketua PKS Jaksel, Al Mansur Hidayatullah. Beliau menyampaikan bahwa kebersamaan akan membawa pada keberkahan dan kesakinahan, kebersamaan juga akan mengantarkan pada kemenangan, sebaliknya perpecahan dan dan saling curiga akan menghasilkan kehinaan dan kekalahan.
Kedua, giliran DR. Hidayat Nur Wahid menyampaikan tentang capaian – capaian yang telah berhasil dilakukan oleh fraksi PKS DPR RI, kegiatan yang sedang berjalan dan juga update informasi nasional terkini. HNW juga membuka tanya jawab, masukan aspirasi dan informasi yang terjadi di tingkat DPD, DPC, DPRa sampai pada level korwe dan korte.
Sesi tanya jawab dan penyerapan aspirasi menjadi inti dari pertemuan malam itu, banyak dari pengurus menyampikan aspirasinya dan juga informasi serta data pendukung. Banyak yang ditanyakan dan dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya tentang UU ormas, pekerja asing yang terus meraja lela di Indonesia, penanganan kasus penyerangan tokoh – tokoh agama, narkoba, bahaya pornografi dan pornoaksi, ideologi komunisme dan leninisme serta juga tentang masih merebaknya LGBT. Selain itu juga ditanyakan juga tentang penyingkapan masa kampanye dan pileg dan pilpres yang sangat panjang, serta update 9 nama capres alternatif dari PKS.
Para pengurus DPC dan DPD menyatakan, mereka membawa pesan para konstituen wilayahnya untuk disampaikan dan diteruskan kepada anggota legislatif daerah pemilihan Jakarta Selatan. Saat ini PKS Jaksel mempunyai satu perwakilan DPR RI yakni Dr. Hidayat Nur Wahid, serta tiga anggota DPRD, di sana ada Bang Triwisaksana, Bang Achmad Yani serta Bu Rifkoh Abriani.
Alhamdulillah, semua anggota dewan yang berasal dari daerah pemilihan Jakarta Selatan rutin melakukan agenda serap aspirasi bersama warga masyarakat dan juga struktur DPD, DPC serta DPRa. Hal ini yang menjadikan anggota – anggota legislatif PKS dari daerah pemilihan Jakarta Selatan selalu dekat dan akrab dengan warga konstituennya dan para pengurus.








Banyak wilayah di ibukota memakai nama tumbuhan. Hal itu menunjukkan beragamnya kekayaan hayati Jakarta di masa lampau. Sayangnya, saat ini banyak daerah tersebut tidak lagi memiliki tumbuhan khas sesuai nama daerah tersebut.
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menilai, banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga daya beli yang rendah adalah fakta yang dirasakan masyarakat.
Dewan Pimpinan Pusat Rumpun Masyarakat Betawi (DPP RMB) mengundang Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid, pada acara milad ke-8 RMB yang digelar besok, di Condet, Jakarta, Sabtu, 14 Oktober 2017.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menilai pemerintah harusnya tidak mencabut moratorium reklamasi teluk Jakarta. Pencabutan moratorium harusnya dilakukan setelah berbagai aspek hukum seperti Perda Reklamasi dikeluarkan Pemprov DKI.
Dengan tema kebhinnekaan, keyakinan dan beragama, disertai dengan peristiwa sejarah menjadi salah satu bahan sosialisasi yang disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat memberikan materi sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan 1.600 peserta yang hadir pada acara “Apel Kebangsaan, Milad 52 Tahun KOKAM Pemuda Muhammadiyah dan Diksuspimwil” Provinsi Sumatera Utara. Acara tersebut berlangsung di Alun-alun Deli Serdang, Jum’at (6/10).
Pancasila dinilai harus dipahami, dipraktikkan, dan diperjuangkan agar menjadi garansi integritas bangsa. Langkah tersebut ditegaskan bisa mencegah terulangnya tragedi G30S/PKI. Hal itu sebagaimana diungkapkan Wakil Ketua MPR RI 2014–2019 sekaligus politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid.