Jakarta Selatan – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tanjung Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di RW 005, Lebak Sari, Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Pada Ahad (16/3), PKS menyalurkan bantuan berupa 25 paket beras, masing-masing seberat 5 kg, kepada warga yang masih merasakan dampak dari bencana banjir. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanda kasih sayang PKS kepada masyarakat, yang terus diberikan tanpa mengenal lelah, meskipun dalam suasana berpuasa di bulan suci Ramadan.
Curah hujan yang tinggi di wilayah Jakarta dan Bogor telah menyebabkan banjir di berbagai kawasan Jakarta dan Bekasi. Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Lebak Sari, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Sejak Senin (3/3), sebanyak 62 kepala keluarga (KK) di wilayah ini harus menghadapi tantangan akibat banjir yang melanda permukiman mereka.
Sebagai bentuk kepedulian, PKS mendirikan Posko Banjir di Jl. Lebak Sari RT 010/005, yang berlokasi di kediaman Ustadzah Hj. Dalilah Dachlan. Posko ini menjadi pusat bantuan darurat bagi warga terdampak banjir, menyediakan makanan dan kebutuhan dasar bagi mereka yang membutuhkan.
Relawan PKS bersama warga setempat bahu-membahu dalam menyiapkan dan mendistribusikan makanan serta bantuan lainnya bagi keluarga yang terdampak. Kehadiran posko ini memberikan harapan dan dukungan bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Tak hanya kali ini, sebelumnya PKS Tanjung Barat juga telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada warga terdampak. Pada Selasa (4/3), DPRa PKS Tanjung Barat menyalurkan 135 paket nasi box untuk berbuka puasa bagi warga yang terkena dampak banjir. Kemudian, pada Jumat (7/4), PKS kembali menyalurkan 100 paket iftar serta 25 set pakaian baru bagi warga yang membutuhkan.
Bantuan yang terus mengalir ini merupakan wujud nyata dari komitmen PKS dalam melayani masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, PKS Tanjung Barat terus berkhidmat tanpa batas untuk membantu warga dalam menghadapi bencana.












