Anggota DPR RI Fraksi PKS Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. menghadiri panen jagung ungu pulut di Taman Hatinya PKK RW 03, Kelurahan Tegal Parang, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Poktan Anggrek 03 tersebut menjadi contoh nyata keberhasilan pengembangan urban farming dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan terbatas di kawasan perkotaan.
Panen jagung ungu pulut merupakan hasil budidaya Poktan Anggrek 03 yang dipimpin Bapak Setiyawan, praktisi urban farming sekaligus pembina kelompok tani. Kegiatan diikuti anggota Poktan Anggrek 03 dan ibu-ibu dasawisma, serta dihadiri unsur Kelurahan Tegal Parang dan perwakilan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan. Selain ditanami jagung ungu pulut, Taman Hatinya PKK RW 03 juga dimanfaatkan sebagai lokasi budidaya ikan nila yang dikelola masyarakat.
Dalam sambutannya, Lurah Tegal Parang, Ibu Etty Suryati, mengatakan, “Poktan Anggrek 03 telah menjadi percontohan pengelolaan Taman Hatinya PKK di tingkat kelurahan. Berbagai prestasi yang diraih, termasuk Juara I Lomba Menanam Jagung Pulut tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan, membuktikan bahwa lahan sempit dapat dioptimalkan menjadi kawasan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”
Pada kesempatan yang sama, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. mengapresiasi konsistensi warga dalam mengembangkan urban farming. Menurutnya, “Urban farming membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan pangan. Justru dari lahan yang sederhana, masyarakat dapat membangun kemandirian pangan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.”
Suasana panen berlangsung meriah dan penuh keakraban. Kegiatan diawali dengan penyampaian aspirasi masyarakat, dilanjutkan sambutan para tamu undangan, panen simbolis jagung ungu pulut, serta penyerahan bantuan media tanam dan bibit ikan nila kepada Poktan Anggrek 03. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa lahan terbatas di kawasan perkotaan dapat diubah menjadi ruang produktif yang mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan urban farming secara berkelanjutan.








