Di sudut-sudut perkampungan Kelurahan Bintaro, suasana pagi itu terasa berbeda. Bukan hanya deru kendaraan yang biasa memadati jalan-jalan sempit, tetapi langkah kaki anggota PKS yang dengan penuh semangat menyapa warga dari rumah ke rumah. Namun, yang membuat aktivitas ini semakin menarik adalah kehadiran Ibu Zahrina Nurbaiti, anggota DPRD Jakarta, yang turut serta dalam barisan mereka. Mereka semua hadir dengan satu misi, mengenalkan pasangan Ridwan Kamil dan Suswono, yang dikenal dengan singkatan RIDO, sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta dalam Pilkada yang akan datang.
Pasangan Ridwan Kamil dan Suswono bukanlah nama baru di dunia politik dan pembangunan. Ridwan Kamil, yang akrab disapa Kang Emil, adalah seorang inovator yang telah terbukti sukses memimpin pendekatan yang modern dan kreatif. Di sisi lain, Suswono membawa perspektif baru dengan latar belakangnya sebagai mantan menteri dan ahli di bidang pertanian, menawarkan solusi berkelanjutan untuk permasalahan lingkungan dan ketahanan pangan Jakarta.
Kombinasi dua tokoh ini menciptakan harapan bagi warga Jakarta akan masa depan yang lebih baik. Mereka menawarkan visi yang menggabungkan infrastruktur cerdas, tata kota yang manusiawi, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan. Namun, semua itu hanya akan menjadi janji kosong tanpa dukungan nyata dari masyarakat. Di sinilah pentingnya sosialisasi langsung dari rumah ke rumah.
Berbeda dengan pendekatan kampanye tradisional yang mengandalkan baliho raksasa atau media sosial, PKS Bintaro memilih untuk mendekati warga secara langsung. Mereka tidak ragu untuk mengetuk pintu satu per satu, mengobrol hangat dengan warga, dan menyampaikan visi-misi pasangan RIDO dengan cara yang lebih personal. Pendekatan ini membuat warga merasa dilibatkan dan diperhatikan.
Yang membuatnya lebih menarik adalah keterlibatan Ibu Zahrina Nurbaiti, seorang tokoh DPRD Jakarta yang tidak hanya dikenal sebagai legislator, tetapi juga sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Turunnya beliau ke lapangan bersama para anggota PKS menunjukkan komitmen nyata untuk mendengar langsung suara rakyat. Warga yang biasanya hanya mengenal nama-nama ini melalui media, kini dapat bertemu langsung, berbicara, dan menyampaikan aspirasi mereka tanpa perantara.
“Ini bukan hanya soal mengenalkan calon gubernur dan wakil gubernur, tapi lebih dari itu. Ini adalah tentang membangun kembali kepercayaan antara masyarakat dan para pemimpinnya,” ujar Ibu Zahrina dengan semangat saat berbincang dengan salah satu warga. Kehadiran beliau menjadi bukti bahwa para pemimpin benar-benar peduli dengan suara masyarakat dari akar rumput.
Sambutan warga pun luar biasa. Banyak dari mereka yang merasa terkejut sekaligus senang melihat sosok wakil rakyat dan para anggota PKS datang langsung ke rumah mereka. Dalam suasana yang hangat dan informal, diskusi-diskusi kecil terjadi di teras-teras rumah. Warga tidak hanya mendengar visi misi pasangan RIDO, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berbagi pandangan dan harapan mereka.
Seorang warga yang ditemui di salah satu perumahan Bintaro mengatakan, “Saya sangat menghargai pendekatan ini. Rasanya berbeda ketika mereka datang langsung ke rumah, berdiskusi dengan kami, dan mendengarkan masalah yang kami hadapi sehari-hari. Saya merasa lebih yakin untuk memberikan dukungan.”
Kehadiran Ibu Zahrina dan para kader PKS di lapangan menunjukkan kekuatan kolaborasi yang solid. Mereka tidak hanya datang sebagai tim kampanye, tetapi juga sebagai perwakilan rakyat yang siap bekerja bersama warga untuk membawa perubahan positif. Aktivitas ini mencerminkan bahwa politik tidak melulu soal janji-janji yang disebarkan lewat media, tetapi lebih tentang aksi nyata di lapangan, membangun kepercayaan dari bawah.
Dalam momen-momen seperti ini, hubungan antara masyarakat dan para pemimpinnya terasa lebih dekat. Para warga tidak hanya melihat Ridwan Kamil dan Suswono sebagai figur jauh yang tampil di poster-poster kampanye, tetapi sebagai calon pemimpin yang benar-benar peduli pada suara mereka, diwakili oleh para anggota yang siap turun langsung dan mendengar.
Melalui sosialisasi yang penuh semangat ini, pasangan RIDO semakin dikenal oleh warga Jakarta, khususnya di Kelurahan Bintaro. Misi mereka jelas, membangun Jakarta yang lebih baik dengan pendekatan yang inovatif, berkelanjutan, dan inklusif. Dengan dukungan dari anggota – anggota PKS dan tokoh-tokoh seperti Ibu Zahrina, perjalanan kampanye ini tidak hanya menjadi ajang politik, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk merekatkan kembali hubungan antara pemimpin dan masyarakat.
Saat Pilkada semakin mendekat, aktivitas seperti ini diharapkan mampu membangun kepercayaan yang lebih besar dari warga, sehingga pasangan RIDO bisa melangkah dengan dukungan kuat menuju kepemimpinan di Jakarta. Bagi warga, kampanye ini bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi tentang berharap pada masa depan yang lebih cerah di bawah kepemimpinan yang dekat dan peduli.
