Home Kegiatan PKS Tanjung Barat : 136 Liter Jelantah Tak Berakhir di Selokan

PKS Tanjung Barat : 136 Liter Jelantah Tak Berakhir di Selokan

by admin

Selama ini, banyak warga masih kebingungan mengelola minyak jelantah setelah digunakan memasak. Tidak sedikit yang akhirnya membuangnya ke saluran air atau tempat sampah karena tidak mengetahui cara pengelolaan yang tepat. Melihat kondisi tersebut, DPRa PKS Tanjung Barat Jagakarsa menghadirkan program pengumpulan dan penjemputan minyak jelantah sebagai solusi sederhana yang dapat dilakukan bersama masyarakat. Pada *Jumat, 10 Juli 2026, sebanyak 136 liter minyak jelantah berhasil dijemput dari empat titik pengumpulan, yakni RW 1, RW 2, RW 3, dan RW 4 Kelurahan Tanjung Barat.

Minyak jelantah yang dijemput merupakan hasil pengumpulan warga selama kurang lebih tiga bulan. Sejak pagi, pengurus bersama relawan mendatangi titik-titik pengumpulan di setiap RW untuk menjemput jeriken dan botol berisi minyak jelantah yang telah disiapkan warga. Selanjutnya, seluruh minyak tersebut diserahkan kepada mitra pengepul untuk diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat. Selain mencegah limbah mencemari saluran air dan lingkungan, program ini juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan mengelola limbah rumah tangga secara lebih bertanggung jawab.

Program ini mendapat sambutan positif dari warga. “Selama ini bingung kalau mau buang minyak jelantah di mana. Alhamdulillah ada PKS yang bersedia menjadi pusat kumpul minyak jelantah warga,” ujar Tri, warga RW 1. Senada dengan itu, Ummu Salamah, PJ PEK Bipeka DPRa PKS Tanjung Barat Jagakarsa, menjelaskan bahwa minyak jelantah yang terkumpul memiliki nilai guna setelah melalui proses pengolahan. “Di pengepul itu minyak jelantah diolah kembali. Ada yang dijadikan sabun cuci rendah atau tanpa busa dan pastinya ramah lingkungan,” ungkapnya.

Bagi DPRa PKS Tanjung Barat Jagakarsa, gerakan ini bukan sekadar mengumpulkan minyak jelantah, melainkan membangun budaya peduli lingkungan dari lingkup keluarga. Setiap botol minyak yang disimpan, setiap jeriken yang terkumpul, menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di dapur. Melalui kolaborasi bersama warga, program ini diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak minyak jelantah yang terselamatkan dari pembuangan sembarangan dan semakin banyak keluarga yang berkontribusi mewujudkan lingkungan Tanjung Barat yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Spread the love

You may also like

Leave a Comment